Ahlan Wa Sahlan

selamat datang di LAUTAN KATA ardhie Murcahya,Blog Lautan kata Ardhie Murcahya psikologi sastra dan kajian sosial budaya islam Diterbitkan : MURCAHYA & PIONER EMPOWERMENT LEADERSHIP TRAINING | Redaksi : Ardhianto Murcahya | Editor : aisya avicenna | Kontak : +6281329539857 | Donasi : Bank Muamalat Cab. Solo no rek 919 9089799 a.n Ardhianto Nurcahya

MENGAPA DOSA SYIRIK ADALAH DOSA YANG TAK TERAMPUNI ???

Sunday, January 10, 2010



Manusia merpakan ciptaan Allah yang paling mutakhir, paling sempurna. Robert Galvin Menyebutkan bahwa manusia adalah Produk Hi-Tech tercanggih Secara potensi , manusia meliki 3 potensi besar yang saling bersinergi. Potensi fisik, potensi Akal, Potensi Qolbu.


Dibandingkan Makhluk Allah yang lain, misalnya Hewan, yang hanya memiliki potensi fisik saja. Seperti seekor Harimau memiliki taring yang taham, Tapi tidak dibekali dengan akal dan hati sehingga misalnya kita melihat harimau memangsa hidup-hidup seekor anak rusa didepan induknya, itu tudak bisa dikatakan sebuah pembantaian. Karena memang Harimau kan tidak punya akal, dan Hukum atau syariat itu salah salah satu syaratnya khan seseorang yang mukallaf terbebani oleh hukum haruslah seseorang yang berakal. Akan beda ceritanya bila harimau tadi memiliki akal dan rusa juga meliki akal , bila harimau memaka hidup-hidup anak rusa didepan induk dan koloninya, pastilah harimau tadi diadukan ke pengadilan karena telah melakukan genocide atau pelanggaran Hak Asasi ( hewan) . Itu adalah dunia hewan, Yang memang hanya memiliki potensi fisik semata, tidak diberikan potensi akal dan hati. Potensi akal dan hati, berisi norma-norma yang mengatur individu dalam memenuhi kebutuhannya dengan cara yang tepat dan benar, baca secara etis. Etika atau kesusilaan hanya ada pada manusia.
Kita kembali kepada manusia, Sebagai ciptaan Allah yang sempurna. Kholaqol insana fi ahsani taqwim (QS, at-Tiin : 4) Allah Menciptakan manusia kedalam bentuk yang sangat saempurna. Kesempurnaan potensi, 3 potensi sekaligus diberikan kepada manusia, seperti yang terlihat pada gambar. Hewan hanya diberi potensi fisik, sehingga perilakunya dikendalikan oleh insting. Malaikat hanya diberi potensi Hati , yang selalu ingat dann taat kepada Allah. Manusia diberi potensi akal untuk menyeimbangkan kedua potensi yang ada. Dan itulah yang merupakan ciri khas kesempurnaaan manusia.

Mengapa Allah memberikan potensi yang begitu besar kepada manusia ?? Jawabnya adalah pada Al-Quran Surah Al-baqarah :30

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak
menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau
hendak menjadikan (Khalifah ) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan
padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji
Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa
yang tidak kamu ketahui ( QS. Albaqarah : 30 )


Sebuah kedudukan yang mulia diberikan Allah kepada manusia, sebagai wakilNya, untuk pengelolaan bumi. Bukan Kepada malaikat yang dicipta dari cahaya, bukan kepada jin yang dicipta dari nyala api, bukan kepada hewan. Bahkan Malaikatpun diperintahkan bersujud sebagai wujud penghormatan kepada manusia.

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah[36] kamu
kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan
adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir (QS. Albaqarah : 34 )


Potensi yang termat besar dan Kedududukan yang mulia, inilah menjadi sebab kesempurnaan manusia.

Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di
daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami
lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang
telah Kami ciptakan
( QS. Al Isra: 70 )
Lalu apa hubungannya dengan dosa syirik ?? yah kita tahu dosa yang paling besar
dan tidak terampuni adalah dosa syirik, menyekutukan Allah, Mengangagap bahwa
ada yang lebih hebat , dan memberikan kekuatan selain Allah.
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala
dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa
yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.
( QS. An-Nisa : 48 )
Coba kita pahami lebih dalam lebih teliti, Allah memberikan tempt yang begitu mulia bagi manusia, Kesempurnaan potensi, Kedududukan yang tinggi sebai wakilNya , Dimuliakan di darat dan lautan. Malaikatpun bahkan Jin diminta untuk bersujud, Nah bila kita punya hajat , punya keinginan lalu kita Minta kepada makhluk yang lebih rendah derajatnya dari kita ( manusia ) bukankah itu adalah sebuah sikap yang tidak tahu berterimakasih ??? Bahkan meremerehkan Allah sebagai sang pencipta dan yang telah memberi kepada kita kesempurnaan dan kemuliaan

::Baca Selengkapnya::

LIFE APPRAISAL

Thursday, January 7, 2010


Saya mengibaratkan sebagai seorang manajer yang ingin mengetahui performa kerja karyawan dibawah saya. Saya memutuskan untuk mengadakan sebuah test pengamatan selama 1 hari untuk menilai kinerja karyawan saya sebagai karyawan teladan bulan ini, Aspek yang saya nilai adalah jam kedatangan siapa yang paling awal, dan siapa yang palin sering terlambat berdasarkan mesin absensi karyawan , Nah ada seorang karyawan yang bias disebut Mr. A, selalu hadir




tepat waktu, Pada hari yang saya tentukan untuk pengujian performance karyawan, dia dating sangat terlambat, nah kira-kira, apakah Mr. A tadi akan menjadi karyawan teladan bulan ini ??? Dengan sangat terpaksa tentunya saya tidak akan memberikan gelar karyawan teladan, kepadanya mesikipun dia mengajukan banyak alas an yang rasional.
Ilustrasi diatas menunjujkkan bahwa penilaian atau hasil itu selalu berada di belakang atau pada akhirnya. Tentunya Alasan se-rasional apapun tidak akan merubah keadaan yang terjadi. Begitu juga dengan HIDUP. Kehidupan kita akan di nilai ( baca : dihisab) dimintai pertanggung jawabannya oleh Allah yang menciptakan kita yang mengusai diri kita.

“Dia yang menciptakan kehidupan dan kematian, untuk mengetahui siapa yang paling baik amalannya”
( Qs. Al-Mulk : 2)

Kapan itu terjadi ?? Tentunya nanti di yaumil qiyamah, saat semua catatan amalan ( Lifetime Performance Appraisal ) kita dibagikan untuk ke surga atau neraka. Dan ditanyakan apa-apa saja yang sudah kita lakukan didunia, dan tentunya kita sama sekali tidak bias mengingkarinya. Semua akan dimintai pertangungjawabannya. Hampir sama khan seperti penilaian prestasi kerja atau Ujian Akhir Nasional bagi adik-adik yang masih bersekolah. Kita tidak tahu aspek apa saja yang menjadi penilaian, bahkan kita tidak sadar bila saat ini kita sedang dalam proses penilaiaan oleh malaikat raqib dan atit, atau kalau di dunia kerja yah Departement HRD nya yang senantiasa mencatat dan meng observe amalan-amalan dan perbuatan kita. Tinggal kitalah yang mempersiapkan diri kita untuk selalu dalam keadaan siap siaga dan selalu merasa terawasi (Muraqobah). Dengan begitu peluang kita untuk melakukan penyimpangan akan kecil dan hasil akhir penilaian akan baik, Yaitu menerima laporan amal dengan tangan kanan (QS : Al-Waqiah : 8) .
Seperti pelajar yang akan menghadapi UAN, yang pastinya dari DIKNAS selalu memberikan kisi-kisi materinya. Sebenarnya begirtupun dengan Penilaian kehidupan di dunia. Ada sedikit kisi-kisi dan bahkan “bocoran” point-point yang yang akan menjadi penilaian ketika yaumil hisab nanti, dimana itu ?? yuph, jawabnya adalah di dalam Al- Quran dan Sunnah Rasulullah. Kalo mau sukses dalam penilaian di akhirat nanti di yaumil hisab nanti tentunya, kita mempelajari dan mengamalkan kisi kisi yang diberikan, dan dicontohkan oleh Rasulullah ( Qs. Al-Azhab : 21 ). Dengan mengikuti Rasulullah SAW, tentunya kita akan diberikan kemudahan dalam menjalani Yaumil Hisab nantinya, dengan garansi syafa’at dari Beliau.
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”
( QS. Al- Hasyr : 18 )



::Baca Selengkapnya::

KOALISI TA’AWUN

Tuesday, December 29, 2009


Pemberitaan di mass media yang hangat saai ini adalah tentang kasus skandal bank century yang telah memauki wilayah politis, yakni DPR mulai membentuk Pansus angket untuk menyidik keterlibatan beberapa petinggi pemerintahan yang mungkin terlibat skandal 6,8 milyar itu. Tetapi bukan itu yang akan kita kaji disini, biarlah hal tersebut menjadi wewenang dan tugas rekan-rekan kita di DPR saja.


Yang akan kita kaji didalam posting ini ini adalah tentang koalisiya, kita tahu beberapa hari terakhir Bang Ruhut Sitompul dari Fraksi Partai Demokrat, pernah mengeluarkan statement, bahwa Dia dan partainya merasa dikhianati oleh koalisinya di pemerintahan karena terlalu keras dalam pansus angket century. Hmmm…. Cukup menarik, untuk kita kaji lebih dalam. Koalisi itu biasanya terbentuk karena adanya kesamaan platform, kesamaan ideologi, kesamaan tujuan, dan kesamaan cita-cita. Inti dari sebuah koalisi adalah bersatunya, kesatuan dari beberapa komponen yang tentunya bervisi sama untuk sebuah tujuan sama dan bersama-sama mewujudkan tujuan tersebut. Dalam Quran surah Al-maidah ayat ke 2 , menegaskan dengan sangat jelas tentang konsep koalisi :

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.

Sudah sangat jelas sekali konsep koalisi atau bekerjasama atau tolong menolong atau ta’awun disini. Kita dianjurkan untuk bertolong menelong dalam kebajikan dan taqwa, dan bukan dalam hal dosa dan pelanggaran. Kalo kita kembali pada contoh kasus skandal century tersebut benar adanya, maka sikap anggota pansus yang juga anggota koalisi pemerintah adalah benar, sesuai dengan ayat diatas, tidak boleh kita bertolong menolong dalam perbuaran dosa dan pelanggaran.

ISLAM DAN KERJASAMA
Dalam islam, kerja sama atau amal jama’i mendapat perhatian yang cukup serius . Kita dianjurkan untuk bekerjasama, berta’awun, beramal jama’I, dalam berbagai hal tentunya dalam hal yang ma’ruf atau benar, ala biri wa taqwa. Berkerjasama dan dan tolong menolong dalam kebaikan sangat dianjurkan dalam islam .

Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
( QS. Muhammad (47 ) : 6 )


Ini merupakan visi setiap mukmin yaitu menegakkan kalimah Allah, dan disinilah seharusnya koalisi itu dibangun tentunya dengan kebajikan dan taqwa, tolong menolong dan bejerjasama dalam mengegakkan agama Allah menegeggakn kebenaran. Mengapa kita harus bekerjasama dan berkoalisi dalam kebaikan atau kebenaran ?? Imam Ali Bin Abi thalib berkata :
“Kebenaran yang carut marut akan mudah
di kalahkan oleh kemunkaran yang terorganisir “


karena itula kita harus mengerjakan kebenaran dengan cara yang baik dan terorganisir . untuk mencapai sebuah tujuan yang sama akan lebih mudah bila dilakukan secara bersama-sama, secara berjamaah, Kita tahu juga shalat jamaah memiliki pahala 27 kali derajat daripada shalat munfarid. Dengan bekerjasama, berarti ada pembagian tugas, kerjasama bukanlah bekerja bersama-sama, tapi sama-sama bekerja hanya saja masing-masing bagian memiliki pos-pos dan tugas tersendiri. Seperti sebuah bangunan yang tersusun dari batu bata, semen, pasir, besi baja, air, dsb. Keberagaman bahan bagu tadi tersusun dengan rapi dan kokoh sehingga membentuk sebuah bangunan yang kuat dan indah.
Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.

( QS. Ash-Shaff : 4 )

Keberagaman potensi yang ada pada masing-masing individu manusia juga sama, keberagaman tersebur bersinergi kedalam sebuah koalisi, atau bekerja sama , beramal jama’i, berjibaku dalam visi dan nilai serta untuk tujuan yang sama. Dalam hal apapun, tentunya dala kebajikan.




::Baca Selengkapnya::

Konsultasi Psikologi, SDM, Agama

Saturday, December 26, 2009


Assalamualaykum, Wr.Wb
Mulai awal tahun 2010 ini, LAUTAN KATA Ardhie Murcahya, S.Psi, membuka rubrik konsultasi psikologi sesuasi dengan keilmuaan yang saya miliki, insya Allah , akan membantu anda menemukan solusi dan pemecahan masalah yang anda hadapi dengan pendekatan psikologi islam tentunya konsultasi pemberdayaan potensi diri, pemetaan karier masa depan, pengembangan Sumber Daya Manusia. Silakan kirim pertanyaan anda ke ardhie_cute2003@yahoo.com

Melayani juga Jasa pelatihan pengembangan SDM, indoor, outdoor, outbound, hypnotherapy
silakan hubungi Manager PIONER LEADERSHIP and EMPOWERMENT Fatkhuroji 08179492553 untuk informasi lebih lanjut



::Baca Selengkapnya::

SEPOTONG EPISODE DI SEPEREMPAT PERJALANAN

Thursday, December 24, 2009

……Putaran waktu akan memperlihatkan kepada kita peristiwa-peristiwa yang mengejutkan dan memberikan peluang kepada kita untuk ber berbuat. Dunia akan akan melihat bahwa dakwah kita adalah hidayah, kemenangan,, dan kedamaian yang dapat menyembuhkan dari rasa sakit yang dideritanya Setelah itu tibalah giliran kita memimpin dunia karena bumi tetap akan berputar dan kejayaan itu akan kembali kepada kita…… ( Imam Asy Syahid Hasan Al Banna )


….. Usia Semakin berkurang, tetapi kedewasaan semakin bertambah…
( Ustadz Sugeng Riyanto, Ketua DPD PKS Solo )


Tak terasa putaran waktu yang berlalu tanpa bisa ku menghentikannya, membawa ku pada sebuah episode baru kehidupan. Sedikit mereview kehidupan yang pernah 25 tahun yang lalu kujalani. Aku Bersyukur sekali bisa terlahir sebagai seorang Ardhianto Murcahya. Berbagai pengalaman hidup dan kawan-kawan terbaik senantiasa membersamaiku, menemaniku dalam perjuangan dakwah ini.




Para Ustadz dan Murabby, yang selalumemberikan suntikan semangat dan taujih nya kerika jiwa diambang futur. Alhamdulillah aku dipertemukan dengan orang-orang shalih, sehingga bisa membuatku yang liar dan tak terkendali ini bisa luluh dan lurus, serta mampu mengenali potensi-potensi yang ada untuk sepenuhnya untuk dakwah.

Mulai dari masa kanak-kanak, yang luar biasa badungnya, pernah mecahin lampu ruang tamu rumah eyang, dengan busur dan anak panah bergaya seperti robin hood memanah rembulan. Masa sekolah dasar di SD negeri 15 Solo, pernah di hukum guru karena menjatuhkan meja walaupun tidak sengaja, dan dihukum menulis 100 kali “ Saya Tidak akan Menjatuhkan meja lagi” ( Ketika di kelas 3 , menya sperti bangku kuliah ). Masa akil baligh , masa SMP yang indah ketika mulai mengenal perasaan cinta kepada lawan jenis, hingga kekonyolan diri mengirikan pernyataan perasaan cinta melalui sebuah puisi. Tapi satu hal aku syukuri hingga detik ini, aku belum pernah berpacaran. Seperti teman-temanku, padahal ketika itu aku sama sekali belum mengerti syariat yang aku tahu hanya tatacara sholat fardhu, itupun masih bawa contekan ketika praktek sholat. Tapi kuyakin inilah cara Allah menjagaku. Masa SMA, adalah masa epifani, masa titik balik , masa awal diriku bersinggungan dengan dakwah dan pergerakan, Percaya atau tidak, aku dulu yang sanggat ammah, tipa tiba menjadi seorang yang garis keras. Lambat laun mulai tersadar kan bahwa berdakwah tentunya harus dengan cara yang tepat dan ihsan atau hikmah. Episode bergulir, cinta SMA kembali bersemi, tapi tetap saja sebatas suka, tidak berani mengungkapkan perasaan apalagi pacaran, aku terlalu grogi dan pemalu untuk itu.
Bergabung dengan Komunitas Tarrbiyah adalah ketika aku mulai study di S-1 Psikologi UMS, Sebenarnya cukup unik, aku sama ekali tidak minat bergabung, aku bergabung karena aku yang hobi bernyanyi ini melihat penampilan salah satu tim nasyid dari lembaga dakwah kampus, yang belakangan ku tahu bahwa nasyid berupakan produk kesenian yang lahir dari rahim gerakan tarbiyah. Dan untuk itulah aku disini sekarang di ANN daerah surakarta , sebuah wajihah seni budaya islam khususnya nasyid, yah nasyid yang menjadi pintu hidayah bagiku, maka akupun harus menjaganya agar tetap dalam koridor yang benar dan tentunya mamou berkembang lebih baik dan menjadi pintu hidayah dan mampu mentarbiyah yang lain juga. Teima kakasih kepada mitra dakwah yang srlalu membersamaiku selama ini. Sepotong Episode Seperempat Abad perjalanan telah kulalui, masih banyak mimpi yang harus kuukir dan kuraih….

Terimakasih atas segala cinta yang selalu , mewarnai hari-hari kehidupanku, Mama, papa, adik-adiku, kawan2 di PIONER, KM, ANN, asatidz, murraby,
25 Desember 2009

::Baca Selengkapnya::

Banner Sahabat